Setelah perjuangan yang cukup melelahkan akhirnya kesampaian juga cita2 mempunyai domain sendiri (cita-cita? cem betul aja). Sebenarnya sudah dari dulu ada keinginan untuk memiliki domain sendiri, soalnya katanya bisa dapat dollar dari blog (hah? apakah benar?) jikapun benar pastinya membutuhkan tenaga dan usaha lebih. Bukan seperti yang digembar gemborkan ibarat mesin penghasil uang. lha kok malah ngelantur ke mesin penghasil uang sich?
Sebelum membahas lebih jauh baiknya berterima kasih buat pihak2 yang telah mendukung terbelinya domain ini hehehehe.
- Yang pertama : pastinya terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas berkahNya aku punya duit buat beli domain ini, dan juga segala karuniaNya yang sangat berkelimpahan.
- Yang kedua : orang tua ku dan pacarku buat dukungan yang selalu diberikan kepadaku.
- Yang ketiga : abang dan adek yang selalu meminta oleh2 kemanapun aku pergi (sekali-sekali kasih duitnya kenapa).
- Yang keempat : bang nich yang rela hostingannya ku tumpangin hehehehe dan juga atas ngemeng.com nya sebagai tempat membeli domain, bang nanti gantinya kutraktir minum TsT dech.
- Yang kelima : bang pieps yang rela meminjamkan duitnya untuk beli domain ini. lha minjam toh? eits, soalnya aku lagi melalak, jadinya g bisa kasih duit cash ama bang nich untuk beli domain. hehehehe.
Domain ini berjudul melalak, apakah melalak itu? jangan coba cari di wiki, ataupun tanya ke mbah google karena pastinya tidak akan menemukan jawabannya (rencana sich pengen buat arti melalak di wiki, tapi lihat kondisi memungkinkan atau tidak). Melalak menyiratkan arti tak bisa diam, selalu mobile (cem betul aja istilahnya), tak betah duduk diam, selalu tak pernah ada dirumah atau bisa juga dibilang keluyuran (http://id.wikipedia.org/wiki/Melalak). Orang yang suka melalak disebut pelalak.
Blog ini akan menceritakan bagian-bagian dari langkah kecil kakiku sebagai pelalak. Jarang dirumah selalu melalak. Seperti peringatan blog diatas, membaca blog ini dapat membuat anda menjadi pelalak yang kerjaannya selalu melalak. Jika keinginan untuk melalak semakin besar jangan lupa untuk mengajak saya.
mari kita melalak bersama!
Hi, this is a comment.
To delete a comment, just log in and view the post's comments. There you will have the option to edit or delete them.
omak.. macam buku TA aja pembukaannya bah.
melalak sih boleh saaajaa, asal ada gunanya (sambil dinyanyiin kaya’ lagu Begadang Jangan Begadang)
tapi awas, jangan jadi Bang Toyib yah =))
sellow bos, kuingat nya pulang. G sampe bang toyib lah.
[...] baru menikah, Nich dan Ojak, semoga tidak cepat cerai, ingat tugas mulai memulai agama baru! dan yang baru beli domain dapet PR [...]
May 27, 2009
pyuuuhhh,,,mau ga mau aq jd pelalak jg krna membaca blog ni…xixixi, tp gpplah krna aq jg jd tau afa arti pelalak…
Selamat buat blog pelalaknya ya
“To Lak”(iTo PelaLak)…whwhwhhwa
ayo melalak bersama to’ dodon
[...] melalak ke khaleel Add The second post in this blog. Bagi yang tidak sengaja terdampar kesini dan belum tahu apakah arti melalak, monggo baca dulu postinganku sebelumnya mari melalak. [...]
wakakaka.. ini aku 
[...] melalak ke kedai si Om Add Welcome back to http://melalak.com, atau yang baru pertama kali datang kesini welcome to http://melalak.com. Bagi yang masih bingung mengenai blog apa ini dan what kind of thing ‘melalak’ is please read (jaha ma/bacalah) postingan-postingan sebelumnya terlebih dahulu. [...]
jangan melalak aja bro..ngak bagus buat badan terutama isi dompet
hehehehe, selagi masih muda bro.
Melalak ke kamar bleki secara diam-diam. wakakakaka… :maling:
kangen dia ama mu gan.
titip salam lah sama dia klo gitu lek. Bilang sama dia, di siap2kan dulu badannya biar pas nanti di potong buat tahun baru. 
aku kirain lah gimana caranya dapet PR 9, eh image nya ternyata, ehhehehehe, mantap bro 
hehehehe, yang penting ada yang ketipu
wah arti melalak yg di wikipedia udah dihapus tuh ndro.. :D
tapi pasti kubuat lagi nanti hehehehe.
Comments RSS TrackBack Identifier URI
Leave a comment







tapi pasti kubuat lagi nanti hehehehe.

12 Comments